Socialize

FacebookTwitterYoutube

Hukum Makanan dari Penipu dan Non Muslim

hukum makanan dari penipu dan non muslim

Assalamualikum, saya mau bertanya bagaimana hukumnya apabila saya menerima makanan dari seseorang yang saya tau pekerjaannya sering menipu dan berbohong, bagaimana pula apabila pembeli itu orang non muslim kita tidak tau asal uang yang dibyarkan halal atau tidak.

Felisa Lia-surabaya

Jawaban

Wa’alaikumussalam wrwb. Segala bentuk pemberian, baik berupa makanan atau yang lainnya yang diberikan oleh seseorang yang kita mengetahui secara pasti, bahwa semua hartanya adalah haram karena dari hasil penipuan atau yang sejenisnya, maka pemberian tersebut hukumnya juga haram, dikarenankan Allah itu Maha Baik dan tidak akan Menerima kecuali yang baik pula ( sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim)

Perihal jual beli yang dalam Islam termasuk “Mu’amalah/ibadah non ritual” hukum asalnya adalah diperbolehkan, karenanya kita diperbolehkan jual beli dengan siapa saja  ( dengan muslim atau non muslim ), Dan apabila ada seorang muslim atau non muslim yang akan membeli dari barang dagangan kita, maka kita tidak harus bertanya kepadanya perihal agamanya dan tidak juga harus bertanya kepadanya perihal halal atau tidaknya uang dia

Wallahu a’lam bishshawab

Wassalamu ‘alaikum wrwb.

(Ust. Agung Cahyadi, MA)

Posted by on June 15, 2012. Filed under Konsultasi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>